Konsep-konsep sains yang rumit akan lebih mudah dipahami jika disampaikan melalui sarana visualisasi media pembelajaran yang interaktif. Di samping pelaksanaan olimpiade fisika terapan dan mekanika laboratorium, kreasi media peraga sains terus didorong di sekolah. Penyelenggaraan Pekan Kreativitas Alat Peraga sukses menampilkan puluhan alat demonstrasi sains buatan siswa yang praktis, unik, dan mengasyikkan.
Para siswa memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan barang bekas yang dirangkai menjadi alat peraga fisika, kimia, dan biologi yang edukatif. Sejalan dengan tujuan olimpiade fisika terapan dan mekanika alat peraga, karya yang diciptakan mampu menjelaskan hukum-hukum alam seperti tekanan hidrolik, induksi elektromagnetik, hingga prinsip kerja generator listrik dengan cara yang sangat sederhana.
Setiap kelompok peserta wajib mendemonstrasikan cara kerja alat peraga di depan pengunjung dan siswa dari sekolah lain. Keterampilan menyajikan ide, artikulasi penyampaian, serta kemampuan menjawab pertanyaan menjadi salah satu poin penting dalam penilaian dewan juri.
Pengunjung pameran, khususnya pelajar usia muda, terlihat sangat antusias saat mencoba secara langsung berbagai alat peraga interaktif tersebut. Pembelajaran sains yang awalnya dianggap sulit berubah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan memicu rasa ingin tahu yang tinggi.
Penyelenggaraan pekan kreativitas ini terbukti berhasil memupuk pemikiran kritis, daya cipta, serta kepedulian lingkungan para siswa melalui pemanfaatan barang bekas. Alat peraga buatan siswa ini selanjutnya dihibahkan ke laboratorium sekolah sebagai media bantu pembelajaran sains yang berkelanjutan.